Exsdee.com - Pernahkah kalian memperhatikan bulan purnama? terlihat indah bukan, saat bulan  sepenuhnya menyorotkan sinarnya malam yang sunyi dan tampak terlihat terang nan indah.

Bicara tetang bulan purnama, saat tengah malam atau saat bulan berada tepat di atas kita terkadang ada lingkaran putih yang mengelilingi bulan tersebut. 

Kalian tahu sebenarnya lingkaran apa yang mengelilingi bulan itu?

Halo Moon... Ya! Lingkaran itu disebut halo moon. Halo Moon merupakan semacam ilusi optik yang menyebabkan munculnya lingkaran cahaya membentuk cincin di sekitar bulan. 

Istilah halo dalam bahasa Inggris biasanya ditunjukkan pada benda berbentuk cincin yang melingkari sesuatu, misalnya di atas kepala orang suci dilukiskan sebuah lingkaran.

Sebenarnya kata "halo" yang akan kita bahas dalam "Halo Moon" sendiri berasal dari bahasa Yunani memiliki nama lain nimbus, icebow, ataupun gloriole yang artinya fenomena optik berupa lingkaran cahaya

Namun... dalam sains halo bukan hanya untuk cahaya optik saja tetapi juga digunakan untuk istilah cincin planet ataupun benda lain.

Halo moon seperti yang sudah dijelaskan di atas yaitu sebuah lingkaran cahaya yang membentuk sebuah cincin di sekitar bulan. 

Fenomena ini sebetulnya terjadi disebabkan oleh pembiasan cahaya dari kristal hexagram yang merefleksikan di atmosfer. 

Untuk bisa melihat halo moon posisi pengamat dan bulan harus pas(kira-kira lurus di atas kepala).

Perbedaan fenomena halo moon dengan lunar corona sangat jelas dari warna lingkar cahaya dan pada pembiasan cahaya.

Sebenarnya ada lagi fenomena serupa yang terjadi saat purnama yaitu Lunar Corona. Perbedaannya cukup jelas, jadi kalian dapat dengan mudah membedakannya

Secara proses terjadinya... Jika halo moon disebabkan oleh kristal hexagram, Sedangkan untuk lunar corona disebabkan oleh  embun atau tetes air di awan circus 4-5km di atas permukaan bumi.
Baca Juga