Exsdee - Laba-laba merupakan binatang yang dapat ditemukan dimanapun, dan di mana ada laba-laba tentunya terdapat rumah atau sarang laba-laba. Survey membuktikan 90% bangunan di dunia pasti terdapat sarang laba-laba.

Meskipun sarang laba-laba mudah di hancurkan tetapi cukup menjengkelkan jika sarang tersebut terlihat mengotori seisis rumah kita, karena laba-laba akan dengan mudah membangun sarang yang baru di sisi rumah yang jarang disentuh.

Baca Juga : Jawaban Ilmiah, Kenapa Hujan Terlihat Miring?

Bicara tentang sarang laba-laba, ternyata sarang laba-laba dinobatkan menjadi sarang terlemah di antara seluruh rumah yang dibuat oleh hewan di dunia.

Kehidupan laba-laba sangat bergantung pada sarang tersebut, kenapa? tentu saja untuk menjerat mangsa agar dapat dimakan. Memang, dari semua spesies laba-laba ada satu yang tidak menggunakan sarang untuk menangkap mangsa.

Nah, walaupun sarang laba-laba dikenal paling lemah di antara sarang hewan lain, ternyata ada sisi keistimewaan pada sarang tersebut. Dari sebuah riset diketahui, bahan dasar sarang (serat laba-laba) diproduksi dengan kandungan-kandungan yang katanya dapat bersaing dengan benda logam seperti besi maupun baja sekalipun.

Baca Juga : Tardigrada Si Beruang Air, Hewan Yang Nyaris Tidak Bisa Mati


Dikutip dalam jurnal ilmiah science edisi 5 Januari 1996. ilmuan bernama Jelinski serta koleganya dari Cornell University, Ithaca, New York. mengungkap rahasia besar seekor laba-laba. Dalam penelitiannya serat laba-laba ternyata mengandung residu asam amino glasin 42%, Alanin 25%, dan 33% sisanya gabungan dari Glutamine, serine, Tirosin.

Jika dianalisis lagi 40% alanin ternyata membentuk struktur yang sangat rapi seperti kristal dan serat laba-laba ini bersifat water resistance. Dugaan peneliti, kekuatan serat laba-laba bahkan dapat lebih kuat 5 kali lipat dibanding kekuatan besi serta 2 kali lebih lentur dari serat nilon sekalipun.

Baca Juga : Walking Palm Pohon Berjalan Di Dunia Nyata Layaknya Pohon Fiksi

Menurut para ahli kimia, jika kita bisa memproses serat laba-laba dapat memungkinkan menjadi bahan tekstil seperti rompi anti peluru, body mobil, bahkan badan pesawat terbang.

Untuk rompi anti peluru dari bahan serat laba-laba saat ini sudah banyak diproduksi oleh negara-negara maju demi kepentingan militer terutama di Amerika Serikat dan Rusia yang sudah memiliki teknologi canggih.