Exsdee - Di Indonesia bulan Oktober hingga Maret memasuki musim hujan, sebagian kegiatan mungkin akan sedikit terganggu dengan perubahan cuaca dingin. Meskipun menyebalkan, tetapi banyak hal-hal sepele yang dapat kita nikmat.
 
Salah satunya yaitu udara putih yang keluar saat kita bernafas. Adakah yang sempat berfikir kenapa udara putih tersebut muncul disaat kita menghembuskan nafas?

Udara putih yang keluar tersebut sebenarnya merupakan metabolisme dari hasil respirasi tubuh yaitu CO2 dan H2O. Akan tetapi ketika musim panas kita tidak bisa melihatnya karena udara yang keluar dari mulutkita akan langsung menguap begitu saja (tanpa terlihat Udara putih) berbeda dengan saat musim hujan yang memiliki suhu lebih dingin.

Baca Juga : Invisible Ink, Cara Kerja Tinta Tak Kasat Mata

Sebenarnya udara yang keluar dari tubuh kita memiliki temperatur yang lebih panas dari suhu lingkungan hal itu disebabkan pengaruh proses pembakaran dalam tubuh.

Jika pada cuaca dingin, udara dari dalam tubuh yang tadinya panas akan melakukan proses kondensasi(pendinginan) secara mendadak, sesaat keluar dari tubuh kita ke lingkungan dingin.

Selanjutnya H2O hasil metabolisme akan membentuk ikatan molekul air yang lebih besar dengan H2O yang ada di udara bebas dan alhasil tetesan air sangat kecil(kabut) dapat dilihat.

Proses kondensasi ini hampir sama dengan proses terbentuknya awan dan pengembunan di sisi gelas yang berisi air dingin.