Biografi Arthur Conan Doyle, Novelis Pencipta Sherlock Holmes

Share:
Wikipedia
Exsdee, Arthur Conan Doyle merupakan sebuah nama pena dari pengarang cerita fiksi kriminal dengan judul Sherlock Holmes. 

Arthur Conan Doyle nama aslinya adalah Arthur Ignatius Conan Doyle lahir pada tanggal 22 Mei 1859, dikenal sebagai seorang penulis terkenal berkebangsaan Inggris setelah sukses memperkenalkan cerita fiksi tentang detective Sherlock Holmes.

Dulunya Conan Doyle merupakan seorang dokter lulusan dari Universitas Edinburgh, ia menghabiskan beberapa tahun mengabdi dalam profesinya sampai pada tahun 1882 membuka praktik sensiri di Southsea, Inggris. 

Awalnya karir Conan Doyle sangat susah hidup sebagai dokter praktik sebab ia hanya memiliki sedikit pasien. 

Namun dibalik semua itu ia dapat memanfaatkan waktu senggang praktiknya dengan mengasah kemampuan menulis novel. 

Setelah beberapa lama Conan Doyle pindah ke kota London untuk terus bekerja sebagai dokter, dan pada tahun 1891 inilah Conan Doyle resmi beralih profesi dari dunia kedokteran dan memilih menjadi seorang penulis.

Baca Juga : Biografi Umar bin Abdul Aziz, Jiwa Khalifah Ke-5

Dimulai dari novel berjudul A Study in Scarlet yang keluar tahun 1886, novel pertama yang dibuatnya untuk memunculkan tokoh detective Sherlok Holmes. 

Conan Doyle mengaku bahwa karakter Sherlock Holmes digambarkan berdasarkan Dr. Joseph Bell, salah satu dosen pengampunya. 

Namun walaupun karya tulisnya telah lama diterbitkan akan tetapi cerita Sherlock Holmes baru dikenal secara luas saat dipublish dalam sebuah cerita bersambung di Majalah Strand pada tahun 1891. 

Sebenarnya Conan Doyle berusaha mengakhiri hidup Sherlock Holmes dalam novel yang berjudul Salam Terakhir yang diterbitkan pada tahun 1893. 

Namun karena popularitas Sherlock Holmes sangat kuat sehingga para pembaca cerita Sherlock Holmes memaksa Sir Conan Doyle untuk menghidupkan kembali tokoh Sherlock holmes

Jika diselidiki lebih dalam conan doyle tidak hanya menggeluti genre fiksi kriminal saja, ia juga menulis buku tentang sejarah, serial fiksi ilmiah tentang Professor Challenger dan artikel-artikel yang berdasarkan pengalaman pribadi Conan Doyle selama Perang Boer dan Perang Dunia I.

Setelah kematian anak laki-lakinya Conan Doyle kemudian minatnya beralih dalam hal-hal yang spiritualis. 

Bukunya terakhir yang ia tulis berjudul Sejarah Spiritualisme pada tahun 1926.

Kehidupan Perjalanan Hidup


Sebagai anak sulung dari keluarga kurang mampu, Conan Doyle berusaha belajar dengan mengambil jurusan kedokteran di Universitas Edinburgh. 

Setelah menyelesaikan pendidikannya di bidang kedokteran, Conan Doyle menghabiskan waktu selama hampir satu tahun bekerja sebagai dokter di sebuah kapal. 

Kembali ke Inggris pada tahun 1882  untuk membuka praktik di Southsea, Inggris, Kemudian ia pindah praktik ke London dengan beberapa alasan tertentu. 

Dalam jiwa kedokterannya Conan Doyle juga menyumbang waktunya bekerja sebagai seorang dokter tentara di Afrika Selatan dalam perang Boer yang terjadi pada tahun 1899-1902. 

Secara resmi hasil kerjanya di Afrika Selatan itu diakui oleh Kerajaan Inggris sehingga ia menyandang gelar “SIR” di nama depannya menjadikan namanya Sir Arthur Conan Doyle 

Kehdupan Pribadi

Pada tahun 1885 Doyle menikah dengan Mary Louise (Louisa) Hawkins, putri bungsu J. Hawkins, dari Minsterworth, Gloucestershire. 
Louisa menderita tuberkulosis dan meninggal pada tanggal 4 Juli 1906. 

Pada tahun berikutnya ia menikah lagi dengan Jean Elizabeth Leckie, yang pertama kali dijumpainya  pada tahun 1897, Jean (istri kedua) meninggal di London pada 27 Juni 1940. 

Conan Doyle dianugerahi lima anak, dua dilahirkan oleh istri pertamanya dengan nama Mary Louise dan Arthur Alleyne Kingsley, sedangkan Tiga berikutnya dari istri kedua yaitu Denis Percy Stewart, Adrian Malcolm dan Jean Lena Annette 

Sayangnya Sir Arthur Conan Doyle meninggal pada tahun 1930 karena sakit dengan usia 71 tahun.

Tidak ada komentar