Biografi Najwa Shihab, Top Presenter Indonesia

Share:
magicocean.top
Exsdee, Najwa Shihab lahir di Makassar 16 September 1977 sering dipanggil dengan sebutan Nana, ia dikenal sebagai presenter di beberapa stasiun televisi, program acara yang diampunya dianggap selalu menampilkan kualitas baik sehingga memiliki nilai yang lebih di kalangan masyarakat terutama orang-orang berpendidikan.

Nama Najwa Shihab mencuat di kalangan publik berkat laporan-laporan yang ia buat tentang Aceh, saat bencana tsunami yang melanda pada Desember 2004. Liputan dan laporannya dinilai memberi andil bagi meluasnya kepedulian dan empati masyarakat luas terhadap tragedi kemanusiaan tersebut.

Kehidupan pribadi

Najwa Shihab adalah putri kedua dari empat orang saudara. Sedangkan orang tuanya adalah seorang tokoh terkenal Muhammad Quraish Shihab (ayah) yang merupakan seorang cendekiawan muslim Indonesia dan Ibunya bernama Fatmawati Assegaf.

Pada tahun 1997 ia menikah dengan Ibrahim Assegaf saat usia muda yaitu 20 tahun dan dari pernikahannya tersebut, ia dikaruniai dua anak laki-laki bernama Izzat Assegaf dan bayi perempuan bernama Namiya yang meninggal saat berusia 4 jam (pasca kelahirannya). 

Mengenai profil masa kecil 

Nana hidup dalam keluarga yang religius. Pendidikan dasarnya nana mengenyam di sekolah dasar Madrasah Ibtidaiyah Nurul Hidayah (1984-1990). Kemudian ia melanjutkan pendidikannya di SMP Al-Ikhlas di wilayah Jakarta Selatan (1990-1993).

Sedangkan untuk sekolah menengah atas nana mengambil di SMA Negeri 6 Jakarta Selatan. Berkat kecerdasannya Ketika di Sekolah Menengah Atas (SMA), Nana terpilih sebagai siswa yang berangkat ke Amerika selama satu tahun dalam program bernama AFS yang dikelola oleh Yayasan Bina Antarbudaya.

Saat memasuki perguruan tinggi, Nana kuliah di Universitas Indonesia dan mengambil jurusan Ilmu Hukum dan lulus pada tahun 2000.

Akan tetapi, meskipun lulus sebagai Sarjana Hukum, ia lebih memilih mengikuti hobi untuk terjun di dunia jurnalistik dibandingkan menjadi pengacara.

Baca Juga : Biografi Jimmy Wales, Pendiri Situs Referensi Terbesar Di Dunia

Perjalanan kariernya dirintis di stasiun RCTI sampai tahun 2001 sesudahnya ia memilih bergabung dengan METRO TV karena stasiun TV tersebut dianggapnya dapat lebih menjawab minat besarnya terhadap dunia jurnalistik.

Dan benar kariernya melesat dengan baik bahkan ia mendapat banyak penghargaan seperti terpilih sebagai jurnalistik terbaik METRO TV, terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.

Tahun 2007, pengakuan terhadap profesionalisme nana tidak hanya datang dari dalam negeri, tapi juga mancanegara. Terbukti, selain kembali masuk nominasi pembaca berita terbaik Panasonic Awards, ia juga masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori best current affairs/talk show presenter.

Agustus 2017, melalui episode Catatan tanpa Titik, ia secara resmi mengundurkan diri dari METRO TV yang telah membesarkan namanya. Dan pada 10 Januari 2018, Nana tampil kembali melalui Acara “Mata Najwa” di TRANS7. 

“Mata Najwa” inilah yang menjadikannya sampai ke puncak, yang sangat berkualitas, bahkan banyak tokoh yang diundang dalam program acara tersebut. Bahkan menurut data yang dikumpulkan tercatat bahwa Najwa Shihab adalah satu-satunya wartawan wanita yang mewawancarai hampir semua tokoh politik nasional melalui program “Mata Najwa”

Di tahun 2018, setelah berkecimpung menjadi jurnalis selama 17 tahun, Najwa Shihab mendirikan NARASI TV, sebuah perusahaan berita dan media omni-channel yang menciptakan dan mengelola beberapa jenis konten.
Penghargaan Najwa Shihab.
  • Tahun 2005, Nana memperoleh penghargaan dari PWI Pusat dan PWI Jaya untuk laporan-laporannya dari Aceh, saat bencana tsunami melanda kawasan itu, Desember 2004.
  • Tahun 2006, Nana terpilih sebagai Jurnalis Terbaik Metro TV, dan masuk nominasi Pembaca Berita Terbaik Panasonic Awards.
  • Tahun 2006, Najwa terpilih menjadi peserta Senior Journalist Seminar yang berlangsung di sejumlah kota di AS, dan menjadi pembicara pada Konvensi Asian American Journalist Association.
  • Tahun 2007, Najwa masuk nominasi (5 besar) ajang yang lebih bergengsi di tingkat Asia, yaitu Asian Television Awards untuk kategori Best Current Affairs/Talk Show Presenter. Pengumuman pemenang dilangsungkan pada bulan November 2007 di Singapura.
  • Pada awal 2008, Najwa terbang ke Australia sebagai peraih Full Scholarship for Australian Leadership Awards dan mendalami bidang hukum media.
  • Insan Pertelevisian Terbaik dalam ajang Panasonic Gobel Awards (2016)
  • The Influential Woman of The Year dari Elle Magazine (2016)
  • Most Progressive Figure oleh Forbes Magazine (2015)
  • Presenter Pemilu kada Terbaik oleh Badan Pengawas Pemilu (2015)
  • Young Global Leader oleh The World Economic Forum (2011)
  • Highly Commended for the Best Current Affairs Presenter di Asian Television Award (2009 dan 2007)
  • Australian Alumni Award for Journalism and Media (2009)
  • National Award for Journalistic Contribution to Democracy (2010)
  • Jurnalis Terbaik Metro TV 2006
  • Young Global Leader (YGL) 2011 dari World Economic Forum (WEF)
  • Asian Television Awards (ATA) 2011 Pemenang Kedua atau Highly Commended
  • Best Current Affairs Presenter dalam acara Mata Najwa di Metro TV. Sebelumnya pada tahun 2009 juga menjadi Juara kedua dan pada tahun 2007 menjadi Juara Ketiga.
____________________
https://id.wikipedia.org/wiki/Najwa_Shihab
https://www.biografiku.com/biografi-najwa-shihab-profil-presenter-mata-najwa/

Tidak ada komentar