Keindahan Sirius, Bintang Paling Bersinar Di Mangit Malam

Share:

Exsdee - Apakah kalian pernah memperhatikan di antara kilau ribuan bintang yang bertebaran di langit malam, ada yang terlihat lebih besar dari bintang yang lain?

Bintang terlihat lebih besar ada kemungkinan disebabkan 3 faktor, yaitu bintang tersebut memiliki jarak yang cukup dekat dengan Bumi, memiliki volume yang sangat besar, atau mungkin memiliki  cahaya yang sangat terang sehingga jika dilihat dari Bumi akan lebih besar.

Di antara ribuan bintang yang tersebar di langit, terdapat satu bintang yang memiliki cahaya paling terang, bintang ini disebut Sirius, dan kali ini akan membahas tentang bintang Sirius sebagai bintang yang paling terang.

Bintang Sirius merupakan bintang yang paling terang diantara bintang yang pernah ditemukan hingga saat ini. Dinamakan Sirius karena kata tersebut mendeskripsikan sebagai “yang paling terang”. kata Serius sendiri berasal dari bahasa yunani yaitu Σείριος (baca: Seirios) yang memiliki arti  "menyala-nyala", sedangkan nama latinnya adalah Canicula atau anjing kecil.

Baca Juga: Apa Jadinya Jika Bintang Terbesar UY Scuti Dibandingkan Matahari

Lokasi Sirius dapat ditemukan di antara rasi bintang Canis Major (rasi anjing), sedangkan jarak antara Bumi dengan Sirius sebenarnya cukup jauh yaitu 8,611 tahun cahaya tetapi karena kekuatan intensitas cahaya Sirius sangat mengagumkan jadi bintang Sirius dapat dilihat dari bumi.

Sirius dapat dilihat dari belahan bumi manapun kecuali yang berada pada lintang diatas 73,284° utara. Bagi yang penasaran ingin melihat bintang Sirius disarankan pada saat-saat terbaik yaitu dibulan akhir Desember hingga awal Januari ketika tengah malam karena posisi tersebut Sirius mencapai  Meridian. Seandainya beruntung Sirius juga  dapat dilihat dengan mata telanjang yaitu ketika matahari masih berada diatas horizon dan posisi sirius berada vertikal diatas kepala.

Kepercayaan masyarakat Mesir terdahlu memparcayai bintang ini membawa keberkahan dalam pertanian karena kemunculannya selalu disertai dengan datangnya musim hujan yang membuat sungai Nil meluap sehingga menyababkan tanah mejadi subur.

Pada 1844 astronom bernama Friedrich Wilhelm Bessel mengungkapkan bahwa Sirius kemungkinan memiliki pasangan, dan dua dekade kemudian, pada 1862, Alvan Graham Clark seorang astronom Amerika menemukan pasangan redup tersebut yang dinamai Sirius B.

Sirius A sebuah bintang deret utama dengan kelas spektrum A0 atau A1 dan memiliki massa sekitar 2,1 Matahari. Sedangkan pasangannya, Sirius B, adalah bintang yang sudah berevolusi menjadi katai putih.

Kedua bintang ini dianggap berpasangan karena mendasarkan posisi geraknya dan juga kedua bintang ini saling mengorbit satu sama lain dengan jarak yang berdekatan, sekitar 20 AU (jarak Matahari dan Uranus) dengan periode orbit mendekati 50 tahun.

Walaupun bintang Sirius dikatakan memiliki kecerahan yang paling tinggi diantara bintang lain namun bukan tidak mungkin ada bintang lain yang dapat melebihi Sirius karena kesimpulan tersebut diambil dari perbandingan bintang bintang yang dapat dijangkau teknologi saat ini (hanya bintang galaksi Bimasakti dan sekitarnya).
____________________
https://inet.detik.com/science/d-4380038/kenalan-dengan-sirius-bintang-paling-terang-di-langit-malam

Tidak ada komentar