Exsdee.com - Sphinx adalah makhluk mitologi yang dipercaya ada di beberapa negara yang erat akan kepercayaan dewa-dewa. Negara yang mempercayai adanya makhluk mitologi sphinx diantaranya seperti India, Mesir, dan juga Yunani.

Bentuk fisik sphinx digambarkan memiliki tubuh singa dengan kepala manusia, kurang lebih seperti patung sphinx yang ada di Mesir akan tetapi setiap negara memiliki versi tersendiri. Makhluk ini juga sering di samakan dengan Manticore, hewan mitologi dari persia yang memiliki bentuk yang sama layaknya sphinx.

Cerita mengenai mitologi sphinx memang tebagi dengan beberapa versi namun kali ini yang akan dibahas adalah sphinx dari yunani.
Sphinx, salah satu makhluk mitologi dari Yunani Kuno ini merupakan hewan buas dengan bentuk badan menyerupai singa, berkepala wanita dan memiliki sepasang sayap besar. Dia anak dari hasil hubungan seksual Echidna dengan Typhon.

Sphinx sendiri sering dikaitkan dengan kisah perjalanan Oidipus, karena memang Oidipus-lah yang telah mengalahkan sphinx dengan teka-teki mautnya.

__Kisah Singkat Perjalalan Oidipus__
Berawal dari raja Thebes yaitu Laios yang di kutuk hingga keturunannya oleh raja Pisa karena telah memperkosa anak kesayangannya hingga bunuh diri.
Setelah waktu berlalu Laios kemudian mendapat ramalan oleh Oracel Delphi. Ramalan tersebut memperingatkan Laios untuk tidak memiliki anak karena sang anak akan membunuh ayahnya dan menikahi ibunya sendiri. 

Walaupun begitu Laios tetap tidak memperdulikannya dan kemudian lahir-lah Oidipus, dengan berjalannya waktu. Oidipus yang telah dewasa dan ramalan pertama sudah terbukti yaitu membunuh ayahnya sendiri (raja Laios) saat melakukan perjalanan. 

Wilayah Thebes sementara dipegang oleh Kreon, kakak dari Iokaste, permasuri raja Laios karena Laios telah meninggal. Saat itu Thebes diresahkan oleh kehadiran mahluk Sphinx yang bertengger di gunung Fikium dan membunuh setiap warga Thebes yang tidak bisa menebak teka-tekinya, dan juga mengancam tidak akan meninggalkan negara tersebut sebelum ada yang mampu memecahkan teka-teki itu. 

Teka-tekinya adalah:
“Apakah yang pada pagi hari menggunakan empat kaki, pada tengah hari menggunakan dua kaki dan pada senja hari menggunakan tiga kaki?”

Kreon mengumumkan sayembara, bahwa barang siapa yang mampu memecahkan teka-teki Sphinx, akan diberikan tahta Thebes sekaligus dinikahkan dengan janda dari raja Laios, Iokaste
Mendengar sayembara tersebut, Oidipus datang ke Thebes. Pemuda gagah berani dan cerdas itu menemui Sphinx dan menjawab teka-teki itu. 

Jawaban Oidipus adalah: Manusia

Karena teka-tekinya terjawab, Sphinx melempar dirinya sendiri dari tebing hingga tewas. Oidipus lalu diangkat menjadi raja Thebes dan menikahi Iokaste(ibunya sendiri). Maka lagi-lagi ramalan kembali terpenuhi bahwa Oidipus menikahi ibunya. Hubungan Oidipus dan Iokaste melahirkan Polineikes, Eteokles, Ismene dan Antigone.

Begitulah makhluk mitologi ini muncul, sphinx berperan sebagai makhluk jahat dalam kisah Oidipus. Makhluk mistis ini tercatat dalam beberapa kultur negara kuno dan kepercayaan akan keberadaannya masih bertahan sampai sekarang. 

Asal mulanya belum terlacak, tetapi keberadaan Sphinx tertua diketahui berada sejak 9500 BC(Before Christ), ditemukan di Gobekli Tepe, Turki.