Exsdee.com - Kisah Cinderella menjadi sangat populer setelah diperkenalkan oleh Charles Perrault menjadi kisah modern melalui film animasi Walt Disney.  Kisah Cinderella itu disebut-sebut ditulis berdasarkan kisah nyata.

Charles Perrault sendiri menulis kembali Cinderella versi modern pada abad ke-17M, Kapan dan dimana kisah tersebut bermula tidak ada yang tahu. Namun, mayoritas orang percaya versi tertua berasal dari Yunani/Mesir pada abad pertama Sebelum Masehi

Diperkirakan terdapat lebih dari 350 versi kisah cinderella yang tersebar diberbagai negara. Dan jauh sebelum cinderella versi tertua Yunani diceritakan terdapat kisah Ye Xian dari Cina yang juga ikut menklaim kepemilikan Cinderella.

Baca Juga : Kisah Rhodopis Awal Mula Dongeng Cinderella

Kisah Menyedihkan Cinderella “Ye Xian” Cina

Jauh Sebelum Cinderella Rhodopis tercatat, negeri Tirai Bambu juga memperkenalkan ‘Cinderella’ Ye Xian yang diperkirakan hidup dimasa Dinasti Qin dan Han (221-206 dan 206-220 SM).

Dalam kisahnya menceritakan seorang gadis muda bernama Ye Xian atau Yeh Shen. Ia adalah anak dari seseorang  kepala suku, Perawakannya Cantik dan akal yang cerdas.  Awalnya ia memiliki kehidupan yang normal dan menyenangkan, namun kesenangan itu tak bertahan lama sebab sang ayah meninggal.

Selepas kepergian ayahnya,  Ye xian bernaung dibawah asuhan ibu tirinya. Kehidupannya berubah total, ibu tirinya tak sebaik dulu ketika ayah masih disisinya. 

Sepeninggalan ayahnya yang merupakan seorang kepala suku dan tidak memiliki ahli waris laki-laki membuat orang lain mengambil kendali kekuasaannya. Keluarga yang dulunya hidup enak itu pun jatuh menjadi keluarga miskin membuat Ye Xian dipaksa untuk menjadi pelayan keluarga tirinya

Ye Xian Selalu dibanding bandingkan dengan kakak tirinya Jun-li. Jun-li digambarkan memiliki rupa jelek dan memiliki sifat iri hati, sangat berkebalikan dengan Ye Xian. Keluarga tirinya selalu menyiksa dengan penuh penderitaan dan berniat menghancurkan kecantikannya

Ye Xian tak memiliki seorangpun tempat mengadu, hanya ikan disungai yang ia anggap menjadi temannya sebagai pelampiasan rasa sedihnya

Ikan itu merupakan pelindung yang dikirim dari langit oleh ibu kandungnya untuk membantu Ye Xian 

Namun... Jun-li kakak tirinya yang sudah menanam rasa benci kepada Ye xian tahu jika adik tirinya mempunyai teman dan tidak terima. Jun-li pun menangkap ikan tersebut dan menyantapnya bersama ibunya, akhirnya Ye xien tidak memiliki teman lagi.

Selayaknya kisah cinderella yang memiliki peri. Ye Xian pun dilindungi oleh roh leluhur dan memberitahu meskipun teman ikannya telah tiada tapi arwahnya tetap bersamanya jika ia menguburkan tulang itu dengan layak.

Ye Xian yang diberitahu langdung melaksanakannya mengubur tulang ikan di sudut kamar. Dan benar Ye Xian dapat merasakan roh tersebut dan dapat mengabulkan  apa pun yang ia minta.

Ketika perayaan tahun baru tiba, Ye Xian tidak diperbolehkan meninggalkan rumah oleh ibu dan kakak tirinya, khawatir nantinya kecantikan gadis itu dapat menandingi Jun-li.

Namun... berkat bantuan roh ikan, ia tetap bisa bersenang-senang di festival itu secara diam-diam, lengkap dengan berdandan, mengenakan gaun sutera serta sepatu berbenang emas dengan sol emas padat.

Baca Juga : Fakta Sepatu Kaca Dalam Kesalahan Penulisan Naskah Cinderella

Di pesta itu, Ye Xian menjadi pusat perhatian penampilannya begitu cantik. Namun, ia takut bila keberadaannya diketahui oleh keluarga tirinya, hingga ia kabur dan tak sengaja meninggalkan salah satu sepatu emasnya.

Malalui pedagangan, sepatu emasnya berakhir di tangan Raja To'Han, pemimpin sebuah kerjaan besar yang mencakup banyak pulau.

Raja itu beranggapan bahwa pemilik sepatu tersebut pastilah seorang yang cantik sangat pantas dengan sepatu emas itu, terlebih masyarakat cina terdahulu mempercayai  kaki kecil sebagai simbol kecantikan ideal. Raja memerintahkan bawahannya untuk menemukan pemilik sepatu emas itu

Namun, tak ada satu pun perempuan yang muat mengenakan sepatu itu.

Cerita berakhir ketika Ye Xian menghampiri tempat sepatu itu disimpan dan meyakinkan bahwa benda tersebut merupakan miliknya. Ia juga mengisahkan kehidupannya pada sang raja.

Raja tersebut kemudian terkesima dengannya dan menyelamatkan Ye Xian dari keluarga tirinya yang kejam. Ia kemudian membawanya ke kediaman raja untuk dijadikan istri dan ratu negeri itu.

Baca Juga