KOMPAK MENAMBAH WAWASAN, BERIKUT YANG DILAKUKAN PARA MAHASISWA INI


Kendal -
Kelompok 01 KKN Reguler Dari Rumah Angkatan 77 UIN Walisongo Semarang mengadakan sebuah webinar yang bertema "Perbedaan Islam Nusantara dengan Islam di Cairo". Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 18 Oktober 2021 via Google Meet.

Tidak disangka, peserta yang mengikuti dalam acara ini ada >100 peserta. Tentu saja selain menambah wawasan juga menambah relasi bagi peserta. Selain Hal tersebut, kelompok ini menghadirkan narasumber yang sangat luar biasa dari salah satu anggota SAS (Sa'id Aqil Siradj) Center NU Mesir yaitu Ahmad Ilham Zamzami, Lc. dan yang dimoderatori oleh salah satu anggota kelompok 01 KKN RDR 77 yaitu Ryzke Nur Afifah A.P.

Dalam penyampaian materi, beliau (narasumber) menyampaikan bahwa islam sejatinya adalah tunggal, universal, dan kontinuitas yang tidak memiliki pemaknaan-pemaknaan bias yang dapat merusak eksistensi islam itu sendiri.

Selain itu, islam di Cairo merupakan sumber utama dalam perkembangan Islam di seluruh dunia.

Wawasan keislaman tidak terpaku kedalam Al-Qur'an juga tidak terpaku pada as-sunah.

Banyak sekali antusias dari peserta yang ingin bertanya, namun karena kendala waktu hanya ada 3 pertanyaan saja. Salah satunya pertanyaan dari Alula tentang "Bagaimana perbedaan islam di Mesir dengan Islam di Indonesia?".

Menurut beliau banyak sekali perbedaan, di Indonesia sendiri juga ada perbedaan salah satunya yaitu doa qunut pada sholat subuh. Masing-masing madzab berbeda dalam penggunaannya. Selain itu juga perbedaan berada pada sanadnya, meskipun di islam nusantara sanadnya tinggi namun di islam Cairo, Mesir sanadnya lebih tinggi dibanding yang lainnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama