Exsdee - Kalian Sadar Tidak sih saat sedang menguap, dalam waktu yang cukup singkat kita tidak dapat mendengarkan suara seakan-akan ada yang menuputi lubang telinga. Nah, ternyata kejadian seperti itu bukanlah sebuah penyakit namun suatu hal yang wajar.

Lalu apa yang menjadikannya kita tidak bisa mendengar saat menguap?

Ketika telinga tidak bisa mendengar saat menguap ini dipengaruhi oleh aktivitas telinga itu sendiri. Pakar kesehatan yang sedang meneliti tentang kebiasaan menguap menyebutkan bahwa hal ini disebabkan oleh adanya tabung eustachian, tabung yang menghubungkan telinga tengah dengan nasofaring yang terdapat pada bagian atas tenggorokan dan belakang rongga hidung.

Kalau masih belum mengerti, mari kita pahami dahulu bagaimana proses masuknya suara agar bisa terdengar.


Proses Penerimaan Suara dan Pengiriman Suara ke Otak itu harus melewati 3 bagian utama dari telinga, yaitu gendang telinga (membran timpani), telinga tengah, dan telinga bagian dalam.
Saat gelombang suara sampai ke telinga, perubahan tekanan udara menyebabkan gendang telinga bergetar. Getaran ini akan diteruskan oleh 3 tulang kecil yang terletak di bagian telinga tengah ke telinga bagian dalam. Tulang-tulang kecil tersebut bekerja dalam harmoni yang sempurna untuk mentransmisikan suara ke koklea, kemudian dikirim ke otak untuk ditafsirkan.

Pada telinga bagian dalam ada salah satu bagian telinga yang disebut tabung Eustachius (Eustachian Tube). Fungsi tabung eustrachius adalah mengatur tekanan di dalam telinga tengah. 

Pada saat Anda menguap, tabung eustrachius akan terbuka, sehingga tekanan di dalam telinga menjadi tidak stabil karena adanya perbedaan tekanan di telinga bagian dalam, akibatnya gendang telinga tidak dapat bergetar dengan sempurna.

Namun, ada pula faktor lain yang mempengaruhi pendengaran berkurang selain tabung eustrachius, yaitu Otot Tensor Timpani

Tympani tensor adalah otot di dalam telinga , yang terletak di kanal tulang di atas bagian osseous dari tabung pendengaran . Perannya adalah untuk meredam suara keras, seperti yang dihasilkan dari mengunyah , berteriak, atau guntur .

Pada saat menguap, otot tensor timpani dan otot stapedius akan mengalami pengencangan. Hal tersebut akan membuat perambatan getaran suara menuju gendang telinga menjadi kurang optimal, sehingga kemampuan pendengaran juga menjadi kurang maksimal.

Soo, kalian tidak perlu merasa khawatir jika merasa tuli saat menguap sebab hal itu bukanlah sebuah penyakit yang kalian derita, karena setiap orang merasaan hal yang sama.