Exsdee - Kertas adalah bahan tipis yang digunakan sebagai media utama untuk menulis pada abad modern ini. Kertas terbuat dari komperasi serat yang berasal dari pulp yang memiliki kandungan Selulosa dan Hemiselulosa.

Kata kertas dalam bahasa Inggris disebut paper, kata paper sendiri diambil dari nama sejenis tanaman air yang disebut Papirus (Papyrus), tanaman ini umumnya dapat ditemukan di tepi dan lembah Sungai Nil.

Catatan mengenai sejarah kertas dimulai dari negara Mesir, kira-kira 3500 SM. Bangsa Mesir sudah memanfaatkan papirus untuk beberapa keperluan seperti obat, tikar, dan juga kertas. Mereka pada saat itu membuat kertas dari kulit halus papirus sebelum kertas yang sekarang kita kenal ditemukan. 


Umumnya kertas papirus berukuran 10x20cm hingga 10x50cm, namun ada juga kepingan yang dijahit sehingga membentuk lembar papirus yang panjangnya dapat mencapai 30 meter. Meskipun papirus masih dirasa sangat mahal akan tetapi penggunaan papirus malah semakin menyebar sampai seantero Eropa.

Berbeda dengan papirus, kertas yang kita kenal saat ini marupakan perkembangan dari buah tangan orang Cina yang bernama Tsai Lun.

Tercatat dalam catatan sejarah resmi Dinasti Han, pada abad kedua sorang pejabat bernama Cai Lun (Tsai Lun) berhasil menemukan kertas jenis baru berbahan kulit kayu murbai, kain, batang gandum, dan lainnya. Kertas jenis ini relatif murah, tipis, dan tahan lama dibandingkan papirus yang tergolong mahal dan semakin sulit ditemukan. 


Meskipun proses pembuatan kertas masih sangat dirahasiakan namun pada abad ketiga proses pembuatan kertas mulai merambah ke wilayah Korea dan Jepang.

Sebab kekalahan Dinasti Tang dalam Perang Talas pada abad ke-8, para tawanan perang mengajarkan cara pembuatan kertas kepada orang Arab, Sehingga pada akhirnya teknik pembuatan kertas jatuh ke tangan orang-orang Arab pada masa Dinasti Abbasiyah, tidak lama industri kertas mulai bermunculan.

Pada abad ke-12, akibat dari kekalahan pasukan Abbasiyah oleh orang-orang Eropa dalam Perang Salib, akhirnya teknik pembuatan kertas semakin merambah ke wilayah Eropa, kemudian mulai menyebar ke wilayah Amerika dan secara bertahap menyebar ke seluruh dunia.


Seiring berjalannya zaman, perkembangan  kertas semakin maju mulai dari kualitas hingga kegunaan, akan tetapi karena mempengaruhi ekosistem, media kertas mulai teralihkan oleh revolusi digital.