Exsdee.com - Manusia memiliki kemampuan regenerasi pada tubuh mereka. regenerasi dalam ilmu biologi merupakan penggantian alat yang rusak atau yang hilang dengan pembentukan jaringan sel baru.  misalkan pada manusia ketika mengalami luka pasti akan sembuh dan lukanya akan menutup dengan sendirinya. 

Proses dan daya penyembuhan luka yang dialami setiap organisme berbeda beda dan yang paling kecil terdapat pada mamalia yaitu hanya terbatas pada penyembuhan luka saja, itupun tergantung seberapa berat luka yang dialami dan lokasi luka tersebut.

Secara sekilas kita tahu luka dapat tertutup begitu saja dan Kembali seperti semua. Namun jika dipikirkan Kembali, proses seperti apa yang terjadi dibalik luka pada tubuh? Bagaimana Proses Penyembuhan Luka terjadi?

Ada beberapa tahap yang berjalan dalam penyembuhan luka, di antaranya:

Tahap pembekuan darah

Tahap awal dalam proses penyembuhan luka dinamakan pembekuan darah atau dalam Bahasa medis disebut hemostasis. 

Ketika terluka (sayat, gores) tubuh biasanya mengeluarkan darah segar. Lalu beberapa saat kemudian darah akan menggumpal untuk menutup dan mengering, biasanya orang akan menyebutnya dengan koreng.

Pada saat itulah pembuluh darah akan merespon dan menyempit, kemudian akan terjadi penggumpalan yang  dipengaruhi oleh kerja trombosit pada area yang terluka. 

Tahap peradangan

Pada Tahap selanjutnya disebut tahap peradangan atau inflamasi. Pada tahap ini setelah perdarahan berhenti, pembuluh darah akan Kembali melebar untuk mengalirkan darah ke area luka. Inilah alasannya koreng baru jika dikukur/dicongkel pasti akan mengalir darah segar Kembali.

Sebenarnya Darah segar yang mengalir mengantarkan sel darah putih menuju tempat luka untuk menghancurkan bakteri, kuman atau mikroba lainnya. Proses ini bertujuan untuk mencegah resiko infeksi.

Selanjutnya Sel darah putih mulai memperbaiki jaringan tubuh yang rusak dan Secara bersamaan fase fibroblas berjalan , sel-sel kulit baru akan mulai menutupi area luka. Proses ini biasanya ditandai dengan pembengkakan kulit selama beberapa waktu.

Tahap pembentukan jaringan baru

Tahap fibroblastik merupakan fase yang dapat meningkatkan kekuatan dari luka. Pada fase ini sel fibroblas berproliferasi untuk menghasilkan kolagen sehingga jaringan yang rusak dapat diperbaiki. Kolagen merupakan serat protein yang memberikan kekuatan pada kulit.

Tepi luka menyusut dan menutup berkat keberadaan kolagen . Selanjutnya, kapiler (pembuluh darah kecil) terbentuk di luka untuk memasok darah pada kulit baru.

Tahap pematangan 

Proses pematangan jaringan akan berjalan lama seiring dengan peningkatan produksi kolagen yang perlahan memperbaiki kulit rusak. Hal inilah alasan mengapa bekas luka sulit memudar.

Namun meski luka dapat pulih Kembali seperti semula, penampilan bekas luka mungkin akan berbeda dengan kulit normal. Hal ini karena kulit tersusun dari dua protein, yaitu kolagen yang memberi kekuatan kulit dan elastin yang memberi kelenturan kulit.

Kulit baru bekas luka tidak memiliki susunan elastin, hanya tersusun dari kolagen. Kulit baru akan lebih kuat namun tidak elastis jadi akan terasa lebih kaku di banding kulit di sekitarnya.

Baca Juga