Banteng Benci Warna Merah Merupakan Persepsi Bodoh Abadi

Share:
robertharding.com
Exsdee, Banteng adalah salah satu jenis hewan herbivor dengan berat badan yang dapat mencapai 1 ton, hewan memang ini dapat ditemukan di berbagai negara dengan jenis yang berbeda-beda.

Akan tetapi jika kita mendengar kata banteng, sekilas tentu akan terlintas tentang pertunjukan matador ala negeri Spanyol bukan?

Banteng dengan matador memang saling terhubung terutama dinegara Spanyol. Icon yang begitu khas tersebut menjadi seperti permainan tradisional yang sangat terkenal, bahkan saking terkenalnya sampai-sampai sering diperagakan di film-film ataupun kartun anak-anak.

Nah bicara tentang budaya permainan khas dari negara Spanyol tersebut, ada tiga poin yang selalu terikat di dalam ingatan yaitu matador, banteng , dan kain merah.

Jika kita amati Dalam pertunjukkan matador banteng selalu mengejar matador yang membawa kain berwarna merah.

Dari situlah muncul sebuah persepsi bodoh yang mengatakan bahwa “Banteng akan selalu marah jika melihat warna merah”.

Jika kalian ingin tanya dengan alasan apa kalimat di atas dikatakan persepsi bodoh? tentu saja karena persepsi tersebut telah membodohi dunia dengan kenyataan yang sebenarnya, bahkan berlanjut sampai saat ini.

Menurut ilmu pengetahuan dari para peneliti-peneliti mengungkapkan bahwasanya Banteng Sebenarnya Buta Warna.


Bahkan banteng tidak bisa membedakan warna merah dengan warna lain, sebab banteng hewan yang buta warna parsial.

Apa itu buta warna parsial?

Buta warna parsial adalah ketidakmampuan membedakan warna karena tidak sempurnanya sel fotoreseptor kerucut pada mata.

Jadi apa alasannya banteng marah melihat warna merah?

Penyebab seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya.

Pada seseorang penderita buta warna, salah satu pada ketiga sel fotoreseptor kerucut tidak sempurna sehingga mengalami kesulitan dalam membedakan warna tertentu, biasanya merah-hijau.

Begitu juga dengan banteng, hewan ini tidak memiliki sel fotoreseptor seperti pada manusia, sehingga kesulitan membedakan warna.

Nah lambaian kain yang cepat membuat banteng sulit untuk membedakan warna dan banteng mengaggap pandangan terhadap warna merah adalah subyek yang menipu.

Menurut lansiran Livescience (6/2), para peneliti telah membuat serangkaian percobaan untuk mengetahui tentang fakta warna merah yang dikatakan dapat memancing amarah banteng.

Mereka awalnya meletakkan 3 bendera dengan warna yang berbeda, yaitu merah, biru dan putih di dalam kandang.

Hasilnya? banteng tersebut menyerang semua bendera yang berada di situ tanpa kompromi dapat disimpulkan bahwa merah bukan penyebab kemarahan banteng.

Lalu kenapa matador selalu menggunakan kain merah?

Ada beberapa kemungkinan, yang pertama yaitu warna merah diperkirakan mudah dilihat oleh penonton yang duduk jauh dari arena saat pertunjukan.

Dan Kedua, warna merah indentik dengan amarah yang dapat menggambarkan seramnya banteng saat itu.

Tidak ada komentar