Banteng Benci Warna Merah Merupakan Persepsi Bodoh Abadi


Exsdee.com - Banteng adalah salah satu jenis hewan herbivor dengan berat badan yang dapat mencapai 1 ton. Hewan ini memang dapat ditemukan di berbagai negara dengan jenis yang berbeda-beda.

Bicara tentang banteng, tahukah kamu kalau di Spanyol ada pertunjukan yang disebut dengan matador?

Matador merupakan sebuah pertunjukan pertarungan antara manusia melawan banteng, sedangkan si manusia yang melawan banteng disebut Torero. Aksi Pertunjukan Matador menjadi icon yang begitu kendal dari Spanyol. 

Nah, bicara tentang budaya permainan khas dari negara Spanyol tersebut, ada tiga poin yang selalu terikat di dalam ingatan yaitu Torero, Banteng, dan Kain merah.

Jika kita amati, Setiap pertunjukan sang Torero selalu membawa kain merah untuk membuat si banteng marah dan menyerang si Torero kan?

Dari situlah muncul sebuah pemikiran bodoh dari orang awam yang inti persepsinya "Banteng akan marah jika melihat warna merah”.

Jika kalian ingin tanya dengan alasan apa kalimat di atas dikatakan persepsi bodoh? tentu saja karena persepsi tersebut telah membodohi dunia dan parahnya berlanjut sampai saat ini.

Menurut ilmu pengetahuan dari para peneliti mengungkapkan bahwasanya Banteng Sebenarnya Buta Warna. 

Banteng tidak bisa membedakan warna merah ataupun warna lainnya. Sebab, banteng merupakan hewan yang buta warna parsial.

Apa itu buta warna parsial?

Buta warna parsial adalah ketidak mampuan membedakan warna karena tidak sempurnanya sel fotoreseptor kerucut pada mata.

Jadi apa alasannya banteng marah melihat warna merah?

Penyebab seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya.

Pada seseorang penderita buta warna, salah satu pada ketiga sel fotoreseptor kerucut tidak sempurna sehingga mengalami kesulitan dalam membedakan warna tertentu, biasanya merah-hijau.

Begitu pula dengan banteng, hewan ini tidak memiliki sel fotoreseptor seperti pada manusia, sehingga kesulitan membedakan warna. 

Nah lambaian kain yang cepat membuat banteng sulit untuk membedakan warna dan banteng menganggap pandangan terhadap warna merah adalah subyek yang menipu.

Menurut lansiran Livescience (6/2), para peneliti telah membuat serangkaian percobaan untuk mengetahui tentang fakta warna merah yang dikatakan dapat memancing amarah banteng.

Mereka awalnya meletakkan 3 bendera dengan warna yang berbeda, yaitu merah, biru dan putih di dalam kandang.

Hasilnya? banteng tersebut menyerang semua bendera yang berada di situ tanpa kompromi dapat disimpulkan bahwa merah bukan penyebab kemarahan banteng.

Lalu kenapa Torero selalu menggunakan kain merah?

Ada beberapa alasan, pertama yaitu warna merah diperkirakan mudah dilihat oleh penonton yang duduk jauh dari arena saat pertunjukan. Lalu yang Kedua, warna merah indentik dengan amarah yang dapat menggambarkan seramnya banteng saat itu.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama